MENGOLAH DAGING SAPI DENGAN BAIK DAN BENAR
Cara Sehat Menyimpan, Mengolah, dan Mengonsumsi Daging Sapi
Tak hanya jumlah konsumsi daging sapi yang harus diawasi, cara menyimpan dan mengolahnya pun harus diperhatikan. Berikut beberapa cara sehat untuk menyimpan, mengolah, dan mengonsumsi daging sapi:
- Memilih daging sapi
Pilih bagian daging sapi yang lemaknya sedikit seperti paha belakang, paha depan, has luar (sirloin), atau pinggang.
Pilih daging sapi yang berwarna merah segar dan bersih. Jauhi daging sapi yang sudah berwarna kecokelatan, berlendir, atau tampak kotor.
Sebaiknya konsumsi daging sapi asli, bukan daging olahan seperti daging asap, hot dog, atau sosis.
- Menyimpan daging sapi
Simpan daging sapi di kulkas bersuhu 1 derajat Celcius atau di freezerbersuhu -18 derajat Celcius segera setelah membeli Hal ini berguna untuk menjaga daging tetap segar, mempertahankan nutrisi daging sapi, dan memperpanjang umur simpan makanan.
Jika disimpan di kulkas, daging sapi mentah sebaiknya hanya disimpan selama satu atau dua hari. Sedangkan daging sapi masak, dapat bertahan selama tiga hingga empat hari.
Apabila disimpan dalam freezer, daging sapi mentah bisa bertahan hingga tiga atau empat bulan, sedangkan daging sapi matang dua hingga enam bulan.
Simpan daging sapi dalam wadah bersih dan tertutup rapat. Jika ingin mencairkan daging sapi yang beku, taruh dalam lemari es untuk mencegah pertumbuhan bakteri.
- Mengolah daging sapi
Sebelum dan setelah memegang daging sapi, jangan lupa cuci tanganselama setidaknya 20 detik dengan air bersih dan sabun agar bakteri di tangan tidak menyebar.
Gunakan pisau dan talenan yang berbeda ketika mengolah daging sapi agar bakteri tidak menyebar ke bahan makanan lain.
Buang lemak daging terlebih dahulu sebelum dimasak, terutama jika ingin membuat sup atau semur.
Jika ingin memasak daging sapi, disarankan untuk memanggangnya atau merebusnya, bukan menggoreng.
Jika digoreng, gunakan minyak yang sehat bagi jantung, seperti minyak bunga matahari, minyak kanola, minyak kedelai, atau minyak zaitun. Masak daging sapi dalam penggorengan, oven, atau air bersuhu setidaknya 71 derajat Celcius untuk membunuh bakteri.
- Mengonsumsi daging sapi
Konsumsi sayuran berserat yang dapat membantu mengurangi penyerapan kolesterol setelah mengonsumsi daging sapi. Batasi konsumsi daging sapi yang tinggi zat besi jika sedang diberikan suplemen zat besi oleh dokter. Hal ini guna mencegah kelebihan zat besi dalam darah.
Dengan cara-cara di atas, Kita dapat menyantap menu daging sapi tanpa rasa khawatir. Selain itu, terapkan pola makan bernutrisi seimbang dan berolahragalah dengan rutin, agar tubuh Anda tetap sehat.
#KKL_DR_IAINPADANGSIDIMPUAN2020
#KKLDR
#PEDULIMASYARAKAT
#PEDULIKESEHATAN
1 AGUSTUS 2020
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1364366177287364&id=100011419851236

Mantap biar lebih bisa makan daging qurban makin enak🤣
BalasHapus